Senin, 05 April 2010

"ME AND LADY ROCK"

"Berawal dari pertemuan di dunia maya dan berlangsung hingga ke dunia yang sangat nyata"

tukaran nomor ponsel dan saling menanyakan, siapa nama mu, dimana kamu tinggal, apa kegiatanmu dan masih banyak lagi basa-basi busuk hingga kami bertemu di sore hari...

indah, memang sangat indah jika sedang jatuh cinta. serasa dunia milik berdua.

tapi tidak real jika tidak ada masalah...

orang ketiga atau mungkin ketidak setujuan keluarga masing-masing....

si "ladyrock" tidak perduli apa yang terjadi saat itu, tidak berfikir panjang dan terus mengajak melangkah...

hari berlalu, bulanpun berganti dan kami semakin tidak terkontrol...

"KAMI TIDAK PACARAN TAPI KAMI SUAMI ISTRI"

itulah kata-kata si "ladyrock" ketika aku dan dia waktu seatap beberapa minggu lamanya...

tak lama kami pun kembali ke rumah masing-masing...

dan dari sinilah semua mulai berubah, tidak seperti dulu lagi dan semakin berubah...

hinggu suatu hari dia berkata "SAYA HAMIL, TAPI BUKAN DENGAN KAU"

ohh.. shit....

serasa petir menyambar, tidak tahu harus bagaimana saat itu....

antara ingin membunuh dan rasa sangat memiliki berkecamuk saat itu...

tapi siapa yang harus saya bunuh dan siapa yang harus saya miliki...

si "ladyrock"pun kembali berkata "TOLONG SAYA, SAYA INGIN GUGURKAN KANDUNGAN INI"

hey nona... "bukan binatang yang menghamilimu, kenapa kau tidak meminta pertanggung jawaban sama lelaki itu". "BODOH".

si "ladyrock" "MAAFKAN SAYA, SAYA MEMANG SALAH... TETAPI DIA HILANG ENTAH KEMANA... KEPADA SIAPA LAGI SAYA MEMINTA PERTOLONGAN JIKA BUKAN SAMA KAMU"...

ohh... "it's so simple you think"

haruskah aku menangisi keadaanmu.?
haruskah aku berada di antara kesulitanmu.?
haruskah aku tampak seperti pahlawanmu.?
haruskah aku berjalan dengan bayang-bayang dirimu.?


kau yang aku sayang dan kau yang aku cinta, tidak perduli kau seperti apa dan tak perduli apa kata mereka....

"forever there's only you in my wet lungs and my story tomorrow"...




Minggu, 04 April 2010

i'm illegitimate, but I'm proud ... because I did not become another person

Why is my birth should be hidden ?
Why should anyone else who loves me ?
Why do you have abandoned me in a ditch is narrow and the smell ?
Why did you leave me alone here ?


Mungkin tulisan yang diatas menjadi pertanyaan setiap anak yang tidak mengetahui siapa ibu bapaknya yang sebenarnya atau baru mengetahui saat si anak sudah beranjak dewasa tentang latar belakangnya yang sesungguhnya.

Anak Haram... seperti itulah saya dan kalian menyebutnya.

Lahir tanpa seorang ayah memang sangat menyakitkan, tapi lebih menyakitkan jika kebohongan itu tersimpan rapat-rapat hingga puluhan tahun dan lebih sangat sangat menyakitkan jika tak sekalipun melihat batang hidungnya si ayah itu, sudah meninggalkah atau masih hidup. shit.

tidak ada seorang anak yang ingin lahir kedunia dengan cara seperti ini ( haram). mungkin jika bisa memilih, kami lebih memilih untuk tidak di lahirkan. tapi kalau sudah seperti ini apa kami harus bunuh diri dan menyerah...??? tidak... saya pribadi akan tetap hidup walaupun tanpa kedua orang tua yang telah membuang dan menyia-nyiakan ku. saya punya banyak teman dan kaya akan sahabat, itu yang membuat ku untuk terus bertahan dan menjauh dari yang berlalu.
"SAYA HARAM... TAPI SAYA BANGGA, KARENA TIDAK MENJADI ORANG LAIN"


kita tidak boleh cerita tentang anak halal atau anak haram karena anak itu ya sama saja. yang beda hanya nasib saja yang tidak bisa ditolak sama itu anak. ibu dari seorang anak yang dibilang haram itu bisa saja karena "wanita nakal" atau akibat korban pemerkosaan. anak haram itu adalah anak yatim dan ibunya itu jadi single parent alias orangtua tunggal.

Sabtu, 03 April 2010

Ibu Dan Sebuah Tungku/Tembikar ( Alat Masak Tradisional)

Di pagi yang buta dan hanya terdengar suara adzan subuh menggema dibelakang rumah. Hanya sesosok wanita bertubuh tidak ramping lagi, mungkin sudah termakan usia, yaa seperti itulah dia. terbangun dari tidur yang tidak terlalu lama, perlahan menuju ke dapur setelah membasuh wajahnya dengan air. serambi menikmati segelas kopi dan sebatang rokok dia bergegas mencari kayu bakar yang di selipkan di bawah meja, dengan lincah mengatur satu persatu kayu bakar itu kedalam tungku/tembikar yang sudah terlihat tua. sedikit demi sedikit api pun mulai manjalar dan membesar di dalam tungku/tembikar tersebut dan satu persatu semua matang, mulai dari air, nasi dan lain sebagainya.
Tak terasa matahari mulai meninggi, kopi yang sudah tidak hangat lagi tinggal setengah dan kembali si ibu menyelipkan dibibirnya yang mengering sebatang rokok berfilter coklat. Mungkin ini salah satu penyemangat si ibu untuk tetap berada di dapur. hhe...
Kenapa si ibu tidak menggunakan minyak tanah atau kompor gas...?
Kenapa si ibu ingin repot-repot memasak dan menanak di atas tungku/tembikar tersebut...?
Kenapa..?

Mungkin karena minyak tanah yang sudah menghilang di pasaran dan tabung gas yang sering meledakkan dapur kesayangan si ibu, hahaa...

it's simple... yang saya tahu karena faktor ekonomi yang harus mendorong si ibu untuk berhemat, dengan modal kayu bakar yang didapatkan dari sebelah rumah sangat menguntungkan si ibu untuk tidak mencari dan membeli minyak tanah dan tabung gas, lagian tungku/tembikar yang berbahan bakar kayu tersebut tidak kalah bagusnya dengan kompor gas atau kompor biasa dalam hal memasak atau menanak.

so... kenapa harus mahal kalau ada yang murah.

tetap semangat buat si ibu walau minyak tanah menghilang dan tabung gas melambung tinggi, tidak selamanya kita seperti ini.

love you mam... :)



"Konversi minyak tanah ke elpiji membuat warga semakin menderita karena minyak tanah menghilang sementara harga elpiji terus naik. Akibatnya, warga terpaksa mulai memakai kayu bakar untuk memasak. Di pasaran, harga elpiji tabung isi 12 kg mencapai antara Rp 77.000 - Rp 90.000 per tabung"